Jakarta-22 April 2011
Sejenak kuberusaha memutar kembali bilangan waktu di hari itu,, hari dimana akulah orang yang sangat-sangat merasakan menjadi wanita paling bahagia. Lagi-lagi kueja nama asliku untuk meyakinkan bahwa nama itu adalah nama yang menjadi diriku. Kupasang tajam memoriku, agar kenangan manis itu tak luput dari ingatanku. Betapa bahagianya aku kemarin, walau hanya aku seorang yang menikmati rasa itu, namun aku tetap berharap merekapun ikut tersenyum karena bahagiaku...
Ya Allah,, karuniaMu sangatlah besar, terima kasih atas semuanya ya Allah. Tapi aku masih ingin bersama mereka lebih lama lagi. Ku ingin mereka selalu ada di dekatku. Sungguh,, aku bingung ingin menulis apa..... karena citarasa hatiku tak dapat kupungkiri satu persatu. Kemarin hingga saat ini aku memang saaaangat-sangat bahagia. Namun ketika kutipan kisah itu mulai menghinggapi pikiranku,, tiba-tiba aku merasa sedih. Sedih karena rindu ini masih belum terobati.
Ya Allah,, antara tawa dan gundahnya duka, antara benci dan rindu, antara riang dan sepi, akhirnya bisa kumaknai bahwa hidupku berarti karena karunia "rasa" dariMu.....
Miss U aLL
Senin, 31 Oktober 2011
Jumat, 21 Oktober 2011
Bila kuturuti semua rasa sesalku,, akankah kembali bahagianya ikhlas itu???...........
Bila tak kuturuti,, sesak jiwa ini digelayuti rasa kecewa dan lara
Tak maukah kalian sekedar bertanya??
Bertanya mengapa aku lebih suka sendiri..........
Tak herankah kalian ??
Melihatku lebih bahagia bersama tangisku..........
Sungguh,,
harapku tak kusandarkan pada kalian
tapi, alamku sebagai insan memaksaku mencari kalian
Mungkin saat ini aku jenuh dan letih
dan entah sampai kapan hatiku kan jengah........
teganya kalian telah menghapus setitik cerita bahagiaku di sana
Aku bosan . . . .
Dan memang keputusasaan membawa manusia pada keterpurukan akal, hati, dan pandangan
#kesedihan tak akan mengembalikan yang hilang#
Bila tak kuturuti,, sesak jiwa ini digelayuti rasa kecewa dan lara
Tak maukah kalian sekedar bertanya??
Bertanya mengapa aku lebih suka sendiri..........
Tak herankah kalian ??
Melihatku lebih bahagia bersama tangisku..........
Sungguh,,
harapku tak kusandarkan pada kalian
tapi, alamku sebagai insan memaksaku mencari kalian
Mungkin saat ini aku jenuh dan letih
dan entah sampai kapan hatiku kan jengah........
teganya kalian telah menghapus setitik cerita bahagiaku di sana
Aku bosan . . . .
Dan memang keputusasaan membawa manusia pada keterpurukan akal, hati, dan pandangan
#kesedihan tak akan mengembalikan yang hilang#
Langganan:
Komentar (Atom)
