Bismillah,, Cinta...
"Sambutlah ia dengan bekal yang membuat cinta menjadi nikmat yang harus di syukuri." QS. AliImron : 14
Ga perlu merahibkan diri untuk membunuh cinta dan hawa nafsu. dan ga perlu juga mengumbarnya menjadi sumber penyakit,malapetaka, dan bencana kemasyarakatan. Kemulyaan cinta : kendali terhadap yang dipenuhi rasionalitas, kemanfaatan, jiwa pelestarian,pembangunan dan kematangan. Lalu, bagaimana menyikapi cinta yang penuh gelora di tengah-tengah glamournya dunia?? Islam memberi 2 solusi cinta dan syahwat bagi mereka terutama para pemuda yang terkena "VMJ" ini yang katanya bilang berani.Solusi pertama yaitu
berpuasa (untuk melatih diri, menahan dan memanage nafsu). karena nafsu itu sama-sama amanah skaligus fitrah yang harus dijaga (dengan berpuasa).
dan yang kedua adalah
menikah :" sebuah
ikatan yang membuat sebelumnya dosa menjadi pahala, sebuah ikatan yang
mencerdaskan, mendewasakan, mematangkan, dan membuat hidup lebih
bermakna. Kedewasaan dan kekanak-kanakan yang bersatu dalam cinta akan
menjadi warna bagi seorang manusia selama hidupnya. warna yang bila di
bingkai dalam keridhoan Allah, akan menjadi warna-warni surgawi." QS.
Albaqoroh : 138 (tapi,dalam praktiknya syarat dan ketentuan,, tetap berlaku ^^)
pentingya kedua solusi tersebut untuk dijalankan adalah supaya tidak terjadi hal-hal negatif terkait kenakalan remaja yang dimulai dengan "ngobrol-ngobrol gaje" yang termasuk sampai ke zina.
betewe, mengenai zina,, bicara tentang keimanan yang digantungkan pada dzat MAHA TINGGI,, zina bukan hanya peristiwa gadis hamil, lalu dikawinkan dengan penghamilnya. But, zina juga meliputi :pacaran, yang dianggap orangtua sebagai kemodern-an dan tanda bahwa anaknya "LAKU" (Astaghfirulloh),, mereka brkata " anak saya masih mengerti batas-batasnya." Lhah..... memang batas apa??? Demi Allah,,catatan zina tak hanya menggores apa yang ada di antara pusat dan lutut. dibagian tubuh manapun,, zina mendudukan diri sebagai potensi celaka yang harus DIWASPADAI.
"telah tertulis atas anak adam nasibnya dari zina. Akan bertemu dalam hidupnya,tidak bisa tidak. Maka,,
kedua mata zinanya adalah memandang
kedua telinga zinanya berupa menyimak dengar
lisan,zinanya berkata
tangan, zinanya menyentuh
kaki,zinanya berjalan
dan,,
zinanya hati adalah ingin dan angan-angan.
maka,, akan dibenarkan hal ini oleh kemaluan atau didustakannya.
HR.Muslim dr Abu Hurairah
"Wahai umat Muhammad,, demi Allah, saat hamba laki-laki berzina,dan saat hamba perempuan berzina, tidak ada yang lebih cemburu daripada Allah. Demi Allah, wahai ummat Muhammad,, seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan lebih banyak menangis daipada tertawa."
kemudian Rosululloh SAW mengangkat kedua tangannya dan berkata
"Ya Allah, bukankah aku sudah menyampaikan ?"
HR. Bukhari dari Muslim
wallohu'alam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar